Media online memberi kemudahan bagi manusia dalam mendapatkan informasi. Namun, di balik itu, media daring memiliki sejumlah kekurangan. Dilansir dari buku Teori Komunikasi Massa dan Perubahan Masyarakat (2020) karya Reiga Aditya Primayuda, dkk, media online atau daring merupakan jenis media yang muncul karena pesatnya perkembangan internet. Kelebihanmedia elektronik. Jangkauan Luas. Dapat dikatakan bahwa media elektronik memiliki jangakauan yang luas karena seluruh masyarakat sudah menggunakannya. Hampir seluruh tempat umum pun sekarang dapat menyediakannya. Sehingga dari sana media elektronik dapat menyebarkan informasi dan menjadi media komunikasi yang baik. Daya Tarik Maksimal. Kelebihandan Kekurangan Media Non Proyeksi. Kelebihan dari media yang tidak diproyeksikan yaitu : dapat menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar dan mempermudah menangkap materi yang diberikan, mudah didapat, dan bentuknya bervariasi. Sedangkan kelemahannya adalah tidak adanya audio, lambat, kurang praktis dan lain-lain. Kelebihandan Kekurangan Media Audio visual. 400 Contoh Tembung Saroja Bahasa Jawa Paling Lengkap. Film bingkai proyektor transparasi dan proyektor tak tembus pandang. Robert Slavin Slavin mengungkapkan bahwa model pembelajaran STAD adalah strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru untuk menciptakan suatu tim berkemampuan majemuk berlatih Vay Nhanh Fast Money. Sumber iStock & Audio visual dalam kehidupan sehari-hari begitu penting digunakan. Bahkan, di zaman sekarang semua kalangan dari orang muda hingga orang tua, setiap hari selalu bertemu dengan perangkat audio visual, terutama smartphone, contohnya nonton film dan video di YouTube, melihat video di galeri smartphone dan sebagainya. Intinya, sudah tidak asing lagi dengan audio visual. Apalagi jikalau dipakai dalam kegiatan belajar mengajar KBM, tentunya sangat berguna sekali untuk mentransfer ilmu dari guru ke murid, lebih mudah dan juga lebih terarah ataupun lebih jelas. Nah, untuk itu, yuk kita simak penjelasan audio visual secara mendalam sebagai berikut. PENGERTIAN AUDIO VISUAL Media audio-visual adalah media yang memiliki unsur suara dan juga unsur gambar. Jenis media ini memiliki keahlian yang lebih baik, sebab meliputi kedua jenis media auditif mendengar dan juga visual melihat. Media Audiovisual adalah suatu alat bantu audiovisual yang berarti bahan atau alat yang dipakai dalam situasi belajar untuk membantu tulisan dan juga kata yang diucapkan dalam memberi pengetahuan, sikap, dan ide. CIRI-CIRI AUDIO VISUAL Teknologi Audio visual ini ialah cara untuk menghasilkan atau menyajikan materi yakni dengan memakai mesin-mesin mekanis serta juga elektronik dalam menyampaikan pesan-pesan audio serta juga visual. Pengajaran dengan melalui audio visual jelas bercirikan penggunaan perangakat keras di dalam proses belajar, contohnya seperti mesin proyektor film, tape recorder, serta proyektor visual yang lebar. Ciri-ciri utama teknologi media audio visual yakni sebagai berikut. Biasanya memiliki sifat linier. Biasanya juga menyajikan visual yang dinamis. Digunakan dengan cara yang sudah titerapkan sebelumnya oleh perancang atau pembuatnya. Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau juga gagasan abstrak. Dikembangkan dengan menurut prinsip psikologis behaviorisme serta kognitif. Umumnya berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah. FUNGSI AUDIO VISUAL Fungsi media dalam pembelajaran dalam konteks komunikasi mempunyai fungsi yang sangat luas yaitu sebagai berikut. Fungsi Edukatif Menyampaiakan pengaruh yang bernilai pendidikan, mendidik siswa serta masyarakat agar berfikir kritis, memberi pengalaman yang bermakna dan mengembangkan serta memperluas cakrawala berpikir siswa. Fungsi Sosial Menyampaikan informasi autentik dalam berbagai bidang kehidupan dan juga konsep yang sama pada setiap orang supaya dapat memperluas pergaulan, pengenalan, pemahaman tentang orang dan adat istiadat serta cara bergaul. Fungsi Ekonomis dengan menggunakan media pendidikan pencapaian tujuan bisa dilakukan dengan efisien, penyampaian materi bisa menekan sedikit mungkin pemakaian biaya, tenaga, serta waktu tanpa mengurangi efektivitas dalam pencapaian tujuan. Fungsi Kultural Budaya memberikan perubahan-perubahan dalam segi kehidupan manusia, bisa mewariskan dan juga meneruskan unsur-unsur budaya serta seni yang ada di masyarakat. JENIS-JENIS AUDIO VISUAL Adapun jenis-jenis media audio visual ialah sebagai berikut. Audio-Visual Murni Audio-visual murni atau biasa disebut juga dengan audio-visual gerak merupakan media yang bisa menampilkan unsur suara serta gambar yang bergerak, unsur suara atau unsur gambar tersebut berasal dari sebuah sumber. Film Bersuara. Film bersuara ada berbagai macam jenis, ada yang dipakai untuk hiburan, contohnya seperti film komersial yang diputar di bioskop-bioskop. Tetapi, film bersuara yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah film sebagai alat pembelajaran. Video. Video merupakan suatu media audio-visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Pesan yang disampaikan dapat bersifat fakta maupun fiktif, dapat bersifat informative, edukatif atau bisa juga instruksional. Televisi. Selain film dan video, televisi merupakan media yang menyajikan pesan-pesan pembelajaran secara audio-visual dengan disertai unsur gerak didalamnya. Audio-Visual tidak murni Audio Visual tidak murni adalah media yang unsur suara dan juga gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Audio-visual tidak murni ini biasa disebut juga dengan audio-visual diam plus suara merupakan media yang menampilkan suara serta gambar diam, contoh seperti Sound slide Film bingkai suara. Slide atau filmstrip yang ditambah dengan suara bukan alat audio-visual yang lengkap, sebab suara dan juga rupa berada terpisah, oleh karena itu slide atau filmstrip termasuk media audio-visual saja atau bisa juga sebagai media visual diam plus suara. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN AUDIO VISUAL Secara umum media audio visual ini memiliki kelebihan serta juga kekurangan ialah diantaranya sebagai berikut. Kelebihan media audio visual Memperjelas penyajian pesan supaya tidak terlalu bersifat verbalistis Di dalam bentuk kata-kata, tertulis atau juga lisan belaka. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu serta juga daya indera. Kekurangan media audio visual Media audio visual ini tidak dapat digunakan dimana saja serta kapan saja, sebab media audio visual cendrung berada tetap di tempat. Biaya pengadaan media audio visual ini juga relative mahal. Apabila guru tidak dapat berpartisipasi aktif maka siswa itu akan cenderung menikmati visualisasi dan suaranya saja. Manfaat Audio Visual Adapun manfaat dari audio visula ini sebagai berikut. Mempermudah di dalam menyajikan dan juga menerima pembelajaran atau juga informasi dan dapat/bisa menghindarkan salah pengertian. Mendorong rasa keingin tahuan , hal tersebut tentu disebabkan karena sifat audio visual yang menarik dengan gambar yang dibuat dengan semenarik mungkin akan membuat anak tertarik dan juga memiliki keinginan untuk mengetahui lebih banyak. Memastikan pengertian yang diperoleh karna selain bisa/dapat menampilkan gambar, grafik, diagram atau cerita. Sehingga mengekalkan pengertian. Pembelajaran yang diserap dengan melalui penglihatan visual sekaligus dengan pendengaran audio itu tentu dapat/bisa mempercepat daya serap anak didik di dalam memahami pelajaran yang disampaikan. Tidak membosankan, maksudnya yakni sifatnya yang variatif, siswa di dalam pembelajaran itu tidak merasa bosan, sebab sifatnya yang beragam film, tiga dimensi atau empat dimensi, dokumenter serta yang lainnya. Hal tersebut dapat menciptakan sesuatu yang variatif serta tidak membosankan para siswa. Media audio visual adalah salah satu media yang dipat dipergunakan untuk kegiatan pembelajaran, meskipun begitu ada perbedaan pendapat dari para ahli mengenai pengertian, kelebihan dan kekurangan serta manfaatnya. Pengertian Media Audio Visual, Kelebihan dan Kekurangan serta Manfaatnya diuraikan oleh para ahli dengan panjang lebar. Pengertian Media Audio Visual Menurut Marshall Meluhan 2008 99 adalah bentuk perantara audio visual yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan, atau pendapat sehingga ide, pendapat atau gagasan yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju. Media pembelajaran audio visual juga dapat berarti media pengajaran dan media pendidikan yang mengaktifkan mata dan telinga peserta didik dalam waktu proses belajar mengajar berlangsung. Media Audio Visual yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat, seperti rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya. Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan lebih menarik, sebab mengandung kedua unsur jenis media yang pertama dan kedua. Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang akan disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Salah satu teknologi dalam proses pengajaran itu adalah memilih media pembelajaran. Media pembelajaran menurut Rossi dan Breidle adalah seluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk tujuan pendidikan, seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan sebagainya. Media pembelajaran inilah yang akan membantu memudahkan siswa dalam mencerna informasi pengetahuan yang disampaikan. Media pembelajaran menurut karakteristik pembangkit rangsangan indera dapat berbentuk Audio suara, Visual gambar, maupun Audio Visual. Menurut Basyirudin Usman 200199, mengklasifikasikan ciri utama media pada tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Bentuk visual itu sendiri dibedakan lagi pada tiga bentuk, yaitu gambar visual, garis linier graphic dan symbol. Seperti umumnya media sejenis media audio visual mempunyai tingkat efektifitas yang cukup tinggi, menurut riset, rata-rata diatas 60% sampai 80%. Pengajaran melalui audio visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses belajar, seperti mesin proyektor film, televisi, tape recorder dan proyektor visual yang lebar. Jadi pengajaran melalui audio visual adalah penggunaan materi yang penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada pemahaman kata simbol-simbol yang serupa. Jenis audio visual media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi menjadi dua Audio visual diam yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai suara sound slides, film rangkai suara, cetak suara. Audio visual gerak yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video-cassette. Kelebihan Media Audio Visual Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik. Mengajar akan lebih bervariasi, tidak sematamata komunikasi verbal melalui penuturan katakata oleh guru. Sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga apalagi bila guru mengajar untuk setiap jam pelajaran. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tapi juga aktifitas mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain-lain. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Kelemahan Media Audio Visual Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal, hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik. Penyajian materi melalui media audio dapat menimbulkan verbalisme bagi pendengar. Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang disajikan secara sempurna. Fungsi Media Pembelajaran Audio Visual Media pembelajaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Melalui media pembelajaran guru akan lebih mudah dalam menyampaikan materi dan siswa akan lebih terbantu dan mudah belajar. Media pembelajaran adalah perantara yang membawa pesan atau informasi antara sumber dan penerima. Media pembelajaran atau materi pembelajaran secara garis besar terdiri dari pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang harus dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan Depdiknas, 20064. Media pembelajaran disusun dengan tujuan sebagai berikut Menyediakan media pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, yakni media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan setting atau lingkungan sosial peserta didik. Membantu peserta didik dalam memperoleh alternatif bahan ajar di samping buku-buku teks yang terkadang sulit diperoleh. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Menurut Arief S. Sadiman, dkk 201184 mengemukakan pemilih media antara lain adalah a bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media, b merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi, c ingin memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret, dan d merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukan, misalnya untuk menarik minat atau gairah belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan teknologi, maka media pembelajaran pun mengalami perkembangan melalui pemanfaatan teknologi itu sendiri. Menurut Azhar Arsyad 2011 71 dalam menerapkan media pembelajarajn hendaknya memperhatikan kriteria-kriteria sebagai berikut Kemampuan mengakomodasikan penyajian stimulus yang tepat visual dan/ atau audio Kemampuan mengakomodasikan respon siswa yang tepat tertulis, audio, dan/ atau kegiatan fisik Kemampuan mengakomodasikan umpan balik Pemilihan media utama dan media sekunder untuk penyajian informasi atau stimulus, dan untuk latihan dan tes sebaiknya latihan dan tes menggunakan media yang sama Tingkat kesenangan preferensi lembaga, guru, dan pelajar dan keefektivan biaya Menurut Azhar Arsyad 201115 fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Sedangkan menurut Hamalik dalam Azhar Arsyad, 2011 bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Menurut Arif S. Sadiman, dkk 2011 menyebutkan bahwa kegunaan-kegunaan media pembelajaran yaitu Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera. Penggunaan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Memberikan perangsang belajar yang sama. Menyamakan pengalaman. Menimbulkan persepsi yang sama. Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran hendaknya relevan memiliki keterkaitan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Prinsip konsistensi artinya adanya keajegan antara bahan ajar dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya Akhmad Sudrajat, 2008 Kelebihan dan Kelemahan Media Pembelajaran Audio Beserta Referensinya Pada kesempatan kali ini akan menebar ilmu tentang Kelebihan dan Kelemahan Media Pembelajaran Audio yang dilengkapi dengan referensi bukunya. Apa Kelebihan dari media pembelajaran Audio? dan Apa kekurangan dari media pembelajaran audio? untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita pelajari ilmunya di bawah ini. Kelebihan Media Pembelajaran Audio Beberapa kelebihan yang dapat diambil dengan menggunakan media ini di antaranya Dengan menggunakan alat perekam, program audio digunakan sesui dengan kebutuhan pendengar/ pemakai. Misalnya , pemakaian audio untuk belajar bahasa inggris yang pemakaiannya dapat dilaksanalkan kapan dan dimana saja. Media audio dapat melatih siswa untuk mengembangkan daya imajinasi yang abstrak. Media audio dapat merangsang partisipasi aktif para pendengar, misalnya sambil mendengar siaran , siswa dapat melakukan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang terhadap pencapian tujuan. Program audio dapat menggugah rasa ingin tahu siswa tentang sesuatu sehingga dapat merangsang kraetifitas. Media audio dapat menanamkan nilai – nilai dan sikap positif terhadap para pendengar yang sulit dicapai dengan media lain. Media audio dapat menyajikan laporan-laporan yang actual dan orisional yang sulit dapat dicapai dengan media lain. Program audio dapat mengatasi batasan waktu serta jangkauan yang sangat luas.[1] Baca juga Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran Kelemahan Media Pembelajaran Audio Di samping beberapa kelebihan , media ini juga memiliki kelemahan sebagai berikut Sifat komunikasinya satu arah one way communication. Dengan demikian, sulit bagi para pendengar untuk mendiskusikan hal-hal yang sulit dipahami. Untuk mengurangi kelemahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan telepon. Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal , hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik. Media audio hanya akan mampu melayanisecara baik untuk mereka yang sudah mampu berfikir abstrak. Penyajian materi melalui media audio dapat menimbulkan verbalisme pendengar. Media audio yang menggunakan program siaran radio, biasanya dilaksanakan serempak dan terpusat , sehingga sulit untuk melakukan pengontrolan.[2] Referensi Buku [1] Wina Sanjaya, Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta Kencana, 2015, cet. ke-7, hlm. 216-217. [2] Ibid, hlm. 217.

kelebihan dan kekurangan media audio